• Halo Robotics

3 Faktor Penting untuk Inspeksi Internal dengan Confined Space Drone Flyability



Terdapat 3 faktor penting yang sering menjadi pertanyaan atau concern bagi setiap orang dalam melakukan inspeksi aset secara internal, dimana pertanyaan tersebut harus dijawab secara langsung,sebelum menggunakan confined space drone dan software pendukung dalam operasional inspeksi aset-aset penting yang dimiliki.



Ketiga faktor penting tersebut diantaranya:

  1. Apakah terdapat cacat atau anomali pada aset?

  2. Apakah dimensi cacat bisa ditemukan?

  3. Dimanakah letak cacat pada aset?

Jawaban dari ketiga pertanyaan tersebut secara langsung akan membantu para pengguna dalam menciptakan operasional inspeksi yang tepat sasaran dengan biaya yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.


1. Apakah terdapat cacat atau anomali pada aset?


Menjawab pertanyaan pertama—Apakah ada cacat pada aset? alasan ini yang menjadi prioritas utama kami saat meluncurkan Flyability. Untuk membantu inspektur yang bekerja di confined space, teknologi drone Elios 2 membuka kemungkinan untuk inspektur bisa masuk kedalam critical aset dan mengumpulkan data visual dari jarak jauh.


Elios 2, termasuk kedalam confined space drone, yang dirancang khusus untuk digunakan oleh inspektur di ruang terbatas sehingga mereka dapat melihat apakah ada cacat pada aset yang mereka periksa, tanpa harus pergi dan berjalan kedalam aset dan melibatkan personel untuk masuk melakukan inspeksi fisik aset dari jarak dekat.


2. Apakah dimensi cacat/anomali aset bisa ditemukan?


Melihat cacat hanyalah langkah pertama bagi inspektur. Langkah selanjutnya adalah memahami dimensi cacat, sehingga personel pemeliharaan dapat menentukan apa yang harus dilakukan—apakah cacat harus diperbaiki, dipantau, atau diperiksa lebih dekat.


Dengan melakukan identifikasi cacat pada dimensi aset, confined space drone Elios 2 dapat mengumpulkan feedback tentang data visual agar inspektor bisa mempelajari dengan tepat jenis data dan dimensi anomali secara detil.


Hasil dari penelitian ini adalah Elios 2, dilengkapi dengan banyak fitur yang dapat membantu inspektur yang bekerja di ruang terbatas memahami dimensi cacat yang mereka temukan dalam pekerjaan mereka, memungkinkan mereka menjawab pertanyaan kedua tersebut secara jelas.

Fitur-fitur tersebut diantaranya:

  • Pengukuran 2D. Data visual Elios 2 memungkinkan pemeriksa melakukan pengukuran yang akurat, memberikan akurasi ±10% dari panjang yang diukur dengan akurasi maksimum ±5mm

  • Photogrammetry model. Data visual Elios 2 dapat digunakan untuk membuat photogrammetry yang dapat membantu inspektur memahami dimensi dan detail cacat yang mereka temukan dalam rekaman inspeksi mereka.

  • Peningkatan pencahayaan. Elios 2 dapat memberikan hingga 10.000 Lumens cahaya, sehingga membuatnya lebih terang dan lebih mudah untuk melihat bagian dalam aset. Tidak hanya itu, Elios 2 juga dilengkapi dengan oblique lighting yang membantu pemeriksa melihat tekstur dan kedalaman objek yang diperiksa—fitur yang penting untuk memahami dimensi cacat yang ditemukan pada aset.

  • Peningkatan kualitas gambar. Kamera pada Elios 2 menyediakan video 4K sehingga pemeriksa dapat melihat retakan dan celah terkecil dalam aset, serta menyediakan streaming langsung HD dan jangkauan 180 derajat untuk memungkinkan cakupan penuh objek yang diperiksa.

3. Dimana letak cacat pada aset?



Penggunaan alat inspeksi visual jarak jauh baru seperti Elios 2 dan software Flyability Inspector 3.0 dapat menemukan cacat selama inspeksi internal dan bisa melakukan lokalisasi data, karena kurangnya sistem penentuan posisi dalam ruangan seperti tidak terdapat sinyal GPS. Ini berarti bahwa inspektur dapat mengidentifikasi cacat saat meninjau rekaman video yang dikumpulkan oleh drone, tetapi masih kesulitan mengetahui dengan tepat di mana letak cacat di dalam aset.


Menemukan cacat bahkan lebih sulit di dalam aset dengan permukaan yang seragam, seperti tangki atau cerobong asap karena tidak ada penanda yang jelas untuk membantu menunjukkan lokasi. Untuk menemukan lokasi cacat yang ditemukan pada rekaman video, pemeriksa akan sering menggabungkan beberapa pointcloud data, pengukruan barometrik, pemetaan, blueprints, penamaan poin, penggunaan perkiraan kecepatan drone dan waktu dan mendapatkan informasi lokasi anomali aset secara akurat, setelah sebelumnya sulit mengidentifikasi secara pasti dimana lokasi aset yang mengalami cacat.


Flyability Inspector 3.0 memberi inspektur:

  • Data lokasi yang dapat digunakan agar bisa tahu persis di mana letak cacat aaset tanpa harus ada keraguan.

  • Waktu pemrosesan singkat—20-40 menit tergantung pada jumlah data).

  • Pengumpulan data yang mudah—tanpa pertimbangan jalur penerbangan atau pengumpulan data tambahan.

  • POI (Points of Interest)—dapat diakses dengan mengklik poin dalam model.

Dengan peluncuran Inspector 3.0 awal tahun ini, kami kini telah menciptakan produk untuk membantu para inspektur menjawab ketiga pertanyaan yang mereka hadapi di tempat kerja, sehingga pengguna bisa merasakan kemudahan dalam identifikasi anomali aset.


to learn more, please contact us anytime at:

enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888


#drone #camera #outdoor #indoor #dronetechnology #confinedspace #elios2 #flyability #software #inspector30


2 views0 comments