• Halo Robotics

Drone Survey LIDAR: DSM, DTM dan Contour Mapping



Masih banyak sekali hal-hal yang harus digali dan dipahami bersama terkait dengan Teknologi LIDAR dan data yang dihasilkan, termasuk teknik pengaplikasiannya agar menghasilkan output dan outcome yang optimal untuk berbagai industri.


Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap mengenai data LIDAR, agar dapat menghilangkan kebingungan industri terkait manfaat penggunanya. Sebelum masuk ke inti dari artikel, berikut akan dijelaskan mengenai definisi LIDAR dan cara kerjanya.


Bagaimana Cara Kerja LIDAR?


Contoh aplikasi LIDAR pada bangunan bersejarah di daerah jakarta untuk membantu sektor Architecture, Engineering and Construction ("AEC") PT MRT Jakarta


Dalam sistem LIDAR, sensor mengirimkan ribuan cahaya laser pulse ke tanah. Ketika setiap pulsa cahaya memantul dari targetnya dan kembali ke sensor, LIDAR akan mencatat setiap posisi dan titik yang dipantulkan kembali. Sensor LIDAR merekam titik tersebut, termasuk jarak diantara titik dan sensor, yang akan memberikan output berupa informasi koordinat XYZ secara tepat pada setiap titik dalam bentuk 3D. Oleh karena itu, sistem ini dan produk teknologinya disebut dengan Light Detection and Ranging ("LIDAR").


Mode pengembalian dari Teknologi LIDAR, non repetitive scan


Karena sensor sebenarnya menghasilkan ratusan ribu pointclouds per detik, data LIDAR sebenarnya memberikan titik besar "cloud" yang sangat mirip dengan pemindaian 3D objek di dunia nyata/objek aslinya. Data LIDAR 3D ini memberikan setiap titik nilai XYZ, sehingga model pointclouds yang dihasilkan memiliki akurasi pemosisian yang sangat tinggi terhadap objek yang dipindai di dunia nyata.


Jadi Kenapa LIDAR Itu Penting?


Contoh hasil LIDAR secara dátil memberikan informasi penting untuk Pengguna


Karena titik laser akan berjalan melalui vegetasi ke permukaan bumi, LIDAR sangat akurat untuk menghasilkan DTM dalam situasi di mana terdapat vegetasi di area survei, karena, tergantung pada spesifikasi sensor dan kondisi akuisisi data, pointclouds LIDAR akan memberikan beberapa tingkat cakupan permukaan tanah itu sendiri: beberapa titik laser akan menembus vegetasi, dan kembali ke sensor permukaan bumi.


Seperti Apa Digital Surface Modelling ("DSM") yang Dihasilkan dengan LIDAR?


Hasil DSM dengan Teknologi LIDAR


DSM menangkap fitur alami dan buatan di permukaan bumi, mencakup seluruh pointclouds yang dipindai oleh sensor LIDAR, termasuk bagian atas bangunan, kanopi pohon, kabel listrik, dan fitur lain dari struktur tanah dan permukaan. Output yang diberikan berupa informasi yang sangat tepat tentang ketinggian struktur tersebut disediakan, dimana sebelumnya sangat sulit untuk mendeteksi hal tersebut, terutama pada saat perencanaan pembangunan.


DSM berguna dalam pemodelan 3D untuk transmisi daya, manajemen pipa, telekomunikasi, perencanaan dan konstruksi kota, dan penerbangan. Karena objek keluar dari bumi, dan ukuran serta volume objek ini dapat diukur menggunakan data LIDAR, DSM sangat berguna dalam kasus ini. Misalnya, untuk pengelolaan koridor pipa dan saluran listrik, DSM sangat penting untuk pengelolaan vegetasi dan pemantauan perambahan lahan. DSM LIDAR memungkinkan pemetaan lokasi di mana perambahan vegetasi terjadi, dan penghitungan volume vegetasi yang perlu dilakukan. atau harus ditebang dan yang menjadi obstacles pembangunan.


Bagaimana Hasil Digital Terrain Modelling ("DTM") dengan LIDAR?


Hasil DTM dengan LIDAR


Digital Terrain Mapping ("DTM") adalah versi sederhana dari data LIDAR, dengan semua vegetasi dan fitur permukaan tanah yang dihilangkan. DTM dibuat dengan memfilter data LIDAR untuk menghilangkan semua pohon dan jenis vegetasi alami lainnya, serta semua struktur buatan/bangun termasuk saluran listrik, gedung, menara, jalan, dan jembatan. Model medan tanah kosong LA atau DTM sangat berguna dalam hidrologi dan irigasi, tanah dan morfologi lahan, perencanaan penggunaan lahan dan perhitungan volumetrik tentang pekerjaan tanah. Data DTM dari LIDAR banyak digunakan di pertambangan, minyak dan gas, konstruksi dan infrastruktur, energi panas bumi, dan pertanian.

Pemodelan Hidrologi adalah salah satu aplikasi utama DTM, yang dapat digunakan untuk menggambarkan daerah aliran sungai, menghitung akumulasi aliran dan arah aliran. Untuk merencanakan sistem irigasi di perkebunan pertanian, dan merancang rencana penyebaran pupuk di berbagai tingkat tingkat variabel yang berbeda, memahami bagaimana aliran air serta mendistribusikan bahan kimia ke seluruh area perkebunan. Pemetaan dan pengukuran kestabilan tanah adalah area lain di mana DTM digunakan. Dengan model 3D yang akurat dari area survei, pengguna dapat menghitung volume, oleh karena itu jumlah dukungan yang diperlukan untuk dibangun ke area tertentu untuk mempertahankan integritas strukturalnya. Perhitungan volumetrik dengan DTM juga merupakan persyaratan mendasar untuk fungsi inti dari setiap bisnis pertambangan.


Tidak hanya DTM dan DSM, teknologi LIDAR juga punya manfaat besar untuk pembuatan contour map, dimana sebelumnya pekerjaan ini akan memakan biaya yang mahal dan terlaulu berisiko jika melibatkan banyak pekerja.


Definisi Contour Map dan Interpretasi Hasil dengan LIDAR



Contour map dengan LIDAR


Peta Kontur adalah kumpulan data vektor yang terdiri dari titik-titik dengan jarak teratur dan akan menghasilkan fitur alami seperti garis putus pada gambar diatas. Peta Kontur menambah DTM dengan memasukkan fitur linier dari area tanah kosong. Titik-titik kontur berjarak teratur dan mencirikan bentuk tanah kosong.

DTM mewakili fitur medan yang khas dan jauh lebih baik, karena garis putusnya bisa dibuat secara 3D dan ditempatkan secara teratur, untuk analisa karakteristik dasar dari area survei tanah, dan digunakan secara luas bersama dengan DTM untuk banyak aplikasi analitik diberbagai sektor bisnis.


Feel free to contact us anytime on

enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888


Keywords: #lidar #drone #survey #dronetechnology #dronesforgood #dsm #dtm #contourmapping #dronetechnology #surveyorindonesia #surveyorproblems #surveyorlife #dronesforgood #dji #lidar #terrainmapping #terrainmodelling #contourmap




20 views0 comments