• Halo Robotics

Introduction to Thermal Imaging dan Rekomendasi Drone Thermal terbaik DJI


Keterbatasan manusia dalam melihat sesuatu, seperti gelombang radiasi elektromagnetik membuat teknologi drone thermal DJI diciptakan untuk mempelajari cahaya tampak dan perubahan suhu dari warna yang berbeda secara efektif dan efisien untuk membantu manusia menganalisa suatu hal tanpa harus menaruh risiko yang berbahaya untuk dirinya sendiri. Teknologi inilah yang disebut dengan thermal imaging atau pencitraan thermal.


Seperti Apa Cara Kerjanya?


Thermal imagery dikonfirmasi menjadi sumber utama radiasi infra merah yang dipancarkan dari energi panas objek atau subjek dan memberikan output berupa identifikasi suhu dan perubahannya. Suhu pada objek tidak hanya bisa diterjemahkan hanya dari tanda panas, bahkan hal-hal yang kita anggap dingin bisa memancarkan inframerah. Selain itu, semua materi yang diteliti juga bisa memancarkan radiasi elektromagnetik, selama suhunya diatas nol absolut. Semakin hangat suatu objek, semakin banyak inframerah yang dipancarkan olehnya.



Semuanya berarti bahwa pencitraan termal dapat membuat yang tak terlihat, yang terlihat. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk melihat apa yang terjadi di bawah kegelapan, termasuk membuat pemetaan ketika suatu wilayah sedang terbakar untuk mengidentifikasi panas, menyoroti perbedaan suhu antar objek serta fungsi-fungsi yang bermanfaat untuk industri lainnya, seperti aplikasi di sektor keamanan, Search and Rescue ("SAR"), situasi darurat, inspeksi, serta pertanian. pencegahan virus corona dan survey vulkanologi Teknologi thermal DJI, pada khususnya akan memberikan keuntungan operasional secara maksimal untuk perusahaan.


Manfaat dari thermal imaging yang sangat banyak, membuat pengguna maupun calon pengguna agak sulit untuk menentukan drone thermal DJI yang tepat. Untuk itu, berikut akan dijelaskan jawaban untuk memecah kebingungan pengguna dalam menentukan drone thermal DJI.


1. DJI MAVIC 2 ENTERPRISE ADVANCED


Drone DJI Mavic 2 Enterprise Advanced mendapatkan peningkatan sensor termal dengan resolusi 640x512 dengan frame 30Hz, sehingga memungkinkan drone tersebut dapat melihat berbagai objek lebih jelas dibandingkan penglihatan mata manusia, terutama saat malam hari.


Fitur tersebut akan membantu industri public safety untuk menjalankan operasi penyelamatan ketika bencana terjadi, dan bisa digunakan perusahaan energi geothermal untuk maintenance dan pendeteksian suhu panas pada objek dari secara realtime. dengan lebih efisien ketika pengguna dihadapkan pada situasi darurat, agar mereka bisa meningkatkan situational response di lapangan.


2. DJI MATRICE 300 RTK PLUS ZENMUSE H20T


Matrice 300 RTK dapat terbang selama 55 menit, dan mempunya omidirectional sensor untuk menghindari tabrakan. Jika digabungkan dengan payload Zenmuse H20T, kedua teknologi tersebut dapat melakukan observasi objek dengan hasil gambar yang detil. Selain itu, drone DJI M300 RTK juga sudah memperoleh indera omnidirectional dan teknologi menghindari, dan keandalan yang tak tertandingi. Payload rangkap tiga H20T-nya menggabungkan kamera RGB dengan sensor termal 640x512p dan pengintai laser.


3. DJI MATRICE 210 v2 PLUS ZENMUSE XT2

Matrice 210 V2 adalah solusi yang tangguh dan mudah beradaptasi yang ideal untuk aplikasi keamanan publik. layanan darurat. Ini kompatibel dengan payload DJI Zenmuse XT2, akan menjadi solusi ganda dalam thermal imaging secara dinamis yang bisa menginterpretadsikan data secara cepat dan detil.


For further info, please kindly send your question on

enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888


Keywords: #drone #dji #djimatrice #payload #dronepayload #droneglobal #thermal #thermalimaging #thermaldrone #dronetechnology #dronesforgood





14 views0 comments